Sabtu, 19 April 2014

Cara menanam Tanaman Obat herbal dan Jamu tradisional Adas

Cara menanam Tanaman Obat herbal dan Jamu tradisional Adas
Kriteria tumbuh
Tanaman adas bisa tumbuh dari dataran rendah hingga dataran tinggi (10 – 1. 800 m dari pemukaan laut). Di pulau Jawa adas ditanam pada daerah dengan ketinggian 1. 600 – 2. 400 m dpl. Adas membutuhkan cuaca sejuk serta cerah (150C – 200C) untuk mendukung pertumbuhannya, dengan curah hujan seputar 2500 mm/th.. Adas banyak ditemukan di pinggir sungai, danau atau tanggul daerah pembuangan. Adas merupa-kan tanaman khas di palung sungai. Adas bakal tumbuh baik pada tanah berlempung, tanah yang cukup subur serta berdrainase baik, berpasir atau simak berpasir serta berkapur dengan pH 6, 5 – 8, 0.

Bahan Tanaman
Tanaman adas diperbanyak se-cara generatif (benih). Benih di-panen dari buah yang telah masak dengan persyaratan berwarna hijau jelas (masak fisiologis). Tanaman dari famili Umbelliferrae seperti ke-tumbar, adas umumnya memiliki daya berkecambah yang rendah (dibawah 70%). Untuk menambah persentase berkecambah dibutuhkan perlakuan (treatment) pada benih sebelum saat ditanam salah satunya pe-rendaman dalam air sepanjang 24 jam, perendaman dalam larutan PEG serta KNO3. Keperluan bibit/ha yaitu sejumlah 0. 5 – 1 kg (disemaikan terlebih dulu) serta 4 – 6 kg jika ditanam segera di lapang.

Budidaya
Pemrosesan tempat diawali dari pembersihan tempat dari gulma, pen-cangkulan serta penggarpuan yang dilanjutkan dengan pembuangan sisa-sisa akar tanaman lain. Selanjut-nya dikerjakan pembuatan lubang ta-nam dengan jarak tanam yang umum dipakai yakni (0, 5 – 1) x 1 m. Lubang tanam yang sudah disediakan lalu berisi pupuk kan-dang sejumlah kurang lebih 100 g/lubang.

Penanaman dikerjakan pada permulaan musim hujan, di mana tiap-tiap lubang tanam ditanam 1 bibit. Adas tak hanya dibudidayakan dengan cara monokultur dapat juga ditanam di lahan-lahan terbuka yang belum digunakan, di pematang kebun atau di tepi jalan (tumpang sari dengan tanaman lain). Pemeliharaan yang dikerjakan mencakup penyiangan gulma, pemupukan lagi serta pem-berantasan hama serta penyakit.
Tanaman adas benar-benar tanggapan ter-hadap pemupukan N, P serta K. Untuk memperoleh hasil panen se-besar 113 kg/ha di India membutuh-kan 27 kg N, 5 kg P serta 17, 5 kg K/ha. Sedang di Indonesia untuk memperoleh hasil panen basah se-besar 900 g/tanaman diperlukan 56, 68 kg N, 11, 73 kg P serta 30 kg CaO/ha.

Tanaman adas juga benar-benar tanggapan dengan irigasi. Pemberian irigasi diperhitungkan dengan stadia per-tumbuhan tanaman, pengairan di-berikan jika eoeporimeter tunjukkan defisit 30 – 40 mm. Irigasi yang teratur bakal menambah hasil serta mutu buah, interval pemberian bergantung pada jenis tanah serta kultivarnya.

Panen serta pasca panen
Tanaman adas mulai dipanen pada usia 8 bln. sesudah tanam yang ditandai dengan warna buah hijau keabu-abuan hingga ke-hitaman serta cukup keras jika dipijit. Buah adas matangnya tak serempak, hingga panennya memerlukan saat yang cukup lama (4 bln.) dengan 15 kali pemetikan dalam interval saat 1 – 2 minggu. Pemanen dikerjakan lewat cara menuai karangan buah yang sudah masak, buah yang tetap muda di-tinggalkan untuk periode panen selanjutnya.
Buah hasil panen dijemur dibawah cahaya matahari hingga kandungan air meraih 12 – 14%. Buah yang sudah dikeringkan lalu di-bersihkan dari kotoran tanaman. Pengemasan dikerjakan dalam kan-tong-kantong plastik yang bersih serta disimpan dalam gudang.

Pergantian komposisi kimia minyak adas yang dikarenakan oleh perlakuan penyimpanan dengan ana-lisis GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometri), pada minyak adas yang sudah disimpan sepanjang 3 bln. tunjukkan bahwasanya kom-ponen intinya yakni trans-anethol alami oksidasi serta reduksi jadi p-anisaldehid, anis keton serta senyawa benzil metilketon. Pergantian komposisi kimia minyak adas itu diprediksikan lantaran dampak sinar serta oksigen yang ada di hawa. Wadah taruh yang dipakai untuk menaruh minyak adas itu yaitu botol yang bening (transparan), yang se-baiknya dipakai botol yang gelap.
Sumber : MinyakatsiriIndonesia

0 komentar:

Posting Komentar

 

Jasa Bikin Website